Perspektif Global & Regional
Strategi Indo-Pasifik Uni Eropa: Antara Otonomi Strategis dan Ketergantungan pada Sekutu
Implementasi Strategi Indo-Pasifik Uni Eropa (EU) menghadapi tantangan mendasar antara ambisi 'otonomi strategis' dan realitas ketergantungan pada kapabilitas keamanan Amerika Serikat dan sekutu setempat seperti Jepang dan Australia. Analisis Stiftung Wissenschaft und Politik (SWP) menunjukkan bahwa meskipun EU meningkatkan kehadiran angkatan lautnya dan memperdalam kerja sama ekonomi dengan ASEAN, kemampuan untuk bertindak secara mandiri dalam krisis keamanan regional masih sangat terbatas. Dinamika ini menciptakan posisi EU sebagai 'pemain pendukung' (supporting actor) daripada kekuatan penyeimbang utama di Indo-Pasifik. Bagi Indonesia, pendekatan EU yang lebih berfokus pada kerja sama pembangunan, iklim, dan tata kelola laut selaras dengan banyak kepentingan nasional. Namun, ketidakmampuan EU untuk menjadi penjamin keamanan alternatif berarti bahwa stabilitas kawasan tetap akan bergantung pada dinamika AS-Tiongkok dan respons kolektif ASEAN, termasuk Indonesia.
Entitas yang disebut
Organisasi: Uni Eropa, Stiftung Wissenschaft und Politik, ASEAN
Lokasi: Indo-Pasifik, Amerika Serikat, Jepang, Australia, Indonesia, Tiongkok