Kebijakan Pertahanan

Situasi Laut Tiongkok Selatan: Peningkatan Patrouille di Wilayah Natuna dan Respons Pertahanan Indonesia

10 September 2026 Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia 18 views
Situasi Laut Tiongkok Selatan: Peningkatan Patrouille di Wilayah Natuna dan Respons Pertahanan Indonesia
Frekuensi patroli coast guard Tiongkok di area yang berbatasan dengan ZEE Indonesia bagian utara meningkat signifikan dalam 12 bulan terakhir, mencapai lebih dari 40 insiden pertemuan dengan kapal pengawas Indonesia di sekitar perairan Natuna. Data citra satelit menunjukkan kehadiran vessel Tiongkok secara periodik di kedalaman yang menurut Indonesia masuk wilayah yurisdiksinya. Pemerintah Indonesia merespons melalui penguatan armada laut di Armada I dan peningkatan persenjataan rudal pantai di Kepulauan Riau, sekaligus memperkuat diplomasi maritim melalui ASEAN dengan kerangka Code of Conduct South China Sea yang masih dalam negosiasi. Terdapat realitas rumit karena Indonesia merujuk pada istilah kepulauan Natuna yang masuk dalam ZEE sementara Tiongkok mengacu pada klaim nine-dash line yang diperbarui menjadi U-shaped line dengan dasar klaim sejarah. Konfrontasi langsung masih dapat dihindari melalui jalur komunikasi yang terjaga dan hubungan ekonomi bilateral yang kuat. Namun, akumulasi kehadiran maritim Tiongkok di wilayah perbatasan berpotensi menjadi preseden yang melemahkan efektivitas kedaulatan Indonesia dalam jangka panjang.

Entitas yang disebut

Organisasi: coast guard Tiongkok, Pemerintah Indonesia, ASEAN, Armada I

Lokasi: Laut Tiongkok Selatan, Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia, Tiongkok