Teknologi

Rivalitas Teknologi Semikonduktor AS-China dan Ketahanan Industri Strategis Indonesia

22 September 2026 Asia Tenggara, AS, Tiongkok 12 views
Rivalitas Teknologi Semikonduktor AS-China dan Ketahanan Industri Strategis Indonesia
Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Tiongkok telah bergeser dari perdagangan konvensional ke persaingan teknologi tinggi, khususnya dalam industri semikonduktor. AS memberlakukan pembatasan ekspor teknologi chip canggih ke China sambil membangun kembali rantai pasok domestik melalui CHIPS Act, sementara China berinvestasi besar-besaran dalam kemandirian teknologi. Persaingan ini menciptakan fragmentasi dalam rantai pasok global teknologi kritis. Indonesia, yang bercita-cita menjadi hub industri elektronik dan kendaraan listrik di ASEAN, menghadapi tantangan ganda: ketergantungan impor komponen semikonduktor dan tekanan untuk memilih sisi dalam perang teknologi ini. Analisis menunjukkan bahwa strategi 'friend-shoring' Barat dapat mengalihkan investasi dari Indonesia jika tidak mampu menciptakan ekosistem teknologi yang kompetitif. Implikasi jangka panjangnya adalah perlunya Indonesia mengembangkan kapasitas penelitian dan pengembangan semikonduktor kelas menengah, memperkuat kemitraan dengan Taiwan dan Korea Selatan sebagai alternatif netral, serta mengintegrasikan keamanan rantai pasok teknologi ke dalam kerangka ketahanan nasional.

Entitas yang disebut

Organisasi: ASEAN

Lokasi: Amerika Serikat, China, Indonesia, Taiwan, Korea Selatan