Kebijakan Pertahanan

Revolusi Pertahanan Siber Indonesia: Strategi Menghadapi Ancaman Kripto dan Serangan Negara Lain

15 September 2026 Indonesia 12 views
Revolusi Pertahanan Siber Indonesia: Strategi Menghadapi Ancaman Kripto dan Serangan Negara Lain
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengumumkan rata-rata 50 juta serangan digital per bulan pada semester pertama 2026, meningkat drastis dari tahun sebelumnya. Serangan ini tidak hanya dari kelompok kriminal tetapi juga terindikasi berasal dari aktor negara, termasuk upaya dedolmen ke sistem pertahanan dan data kependudukan. Sebagai respons, pemerintah meluncurkan kebijakan ‘kemandirian teknologi pertahanan siber’ dengan mendorong pengembangan ‘enam aplikasi keamanan’ dalam negeri. Analis internasional melihat bahwa ketergantungan pada software keamanan impor adalah kerentanan kritis. Implikasi geopolitiknya jelas: Indonesia harus memilih mitra siber antara blok-demokratis dan blok yang menawarkan harga murah. Tanpa kedaulatan digital, Indonesia tetap rentan terhadap intervensi ekonomi dan politik asing.

Entitas yang disebut

Organisasi: Badan Siber dan Sandi Negara

Lokasi: Indonesia