Geo-Ekonomi
Navigasi Poros Tengah: Dilema Politik Luar Negeri Indonesia dalam Perang Dagang AS-China 2026
Perang dagang AS-China yang kembali memanas pada awal 2026 mendorong Indonesia pada posisi diplomatik yang semakin rumit. Kebijakan tarif resiprokal AS dan subsidi ekspor China telah mengganggu rantai pasok nikel Indonesia, komoditas kunci dalam transisi energi global. Analisis ini mengulas bagaimana Indonesia menerapkan strategi 'poros tengah' dengan memperkuat kemitraan ASEAN dan menjajaki kerja sama dengan Uni Eropa serta India sebagai penyeimbang. Dinamika ini menunjukkan bahwa Indonesia harus menavigasi antara kepentingan ekonomi jangka pendek dengan ambisi menjadi pemain global dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik. Implikasi jangka panjangnya, Indonesia berisiko terjebak dalam persaingan hegemoni teknologi jika tidak segera mendiversifikasi mitra dagang dan investasi. Sumber utama adalah laporan dari Antara News dan analisis CSIS Indonesia mengenai dampak kebijakan tarif AS terhadap ekspor Indonesia.
Entitas yang disebut
Organisasi: ASEAN, Uni Eropa, Antara News, CSIS Indonesia
Lokasi: Indonesia, AS, China, India