Sosial Budaya
Diplomasi Budaya Maritim Indonesia: Jalan Damai dalam Perebutan Pengaruh di Samudra Hindia
Indonesia meluncurkan program 'Sail Samudra Hindia' yang menggabungkan ekspedisi kapal latih 'KRI Bima Suci', festival budaya di Sri Lanka, Seychelles, dan Madagaskar, serta seminar kemaritiman. Inisiatif ini bertujuan memperkuat diplomasi soft power dan membangun narasi sebagai poros maritim dunia di kawasan yang semakin diperebutkan oleh kekuatan besar. Dalam konteks geopolitik, peningkatan kehadiran militer AS dan Tiongkok di Samudra Hindia menciptakan ketegangan, dan Indonesia memilih pendekatan budaya untuk memperkuat hubungan dengan negara kepulauan kecil serta mitra Afrika. Implikasi jangka pendek adalah memperluas jejaring kerjasama bidang kelautan dan pariwisata. Jangka panjang, diplomasi budaya ini dapat menjadi fondasi bagi Indonesia untuk memperkuat pengaruh di Samudra Hindia tanpa terlibat dalam aliansi militer yang kaku, sejalan dengan doktrin bebas aktif.
Entitas yang disebut
Lokasi: Indonesia, Sri Lanka, Seychelles, Madagaskar, Samudra Hindia, Afrika, AS, Tiongkok