Kebijakan Pertahanan

Dampak Perang Rusia-Ukraina terhadap Modernisasi Alutsista Indonesia: dari Su-35 ke Sistem Persenjataan Barat

16 Agustus 2026 Indonesia, Global 27 views
Dampak Perang Rusia-Ukraina terhadap Modernisasi Alutsista Indonesia: dari Su-35 ke Sistem Persenjataan Barat
Konflik Rusia-Ukraina yang berkepanjangan telah mengubah peta pasokan alutsista global. Indonesia yang sebelumnya berencana membeli jet tempur Su-35 dari Rusia akhirnya membatalkan kontrak karena tekanan sanksi ekonomi dan risiko gangguan pasokan. Sebagai gantinya, Kementerian Pertahanan Indonesia pada awal 2026 menjajaki pembelian Rafale dari Prancis dan F-15EX dari Amerika Serikat untuk mempercepat modernisasi skuadron tempur. Dinamika ini mencerminkan realignment pertahanan Indonesia yang semakin condong ke Barat tanpa secara eksplisit meninggalkan hubungan historis dengan Rusia. Rusia berusaha mempertahankan pangsa pasar dengan menawarkan skema pembayaran alternatif, namun keterbatasan produksi akibat perang menjadi hambatan. Sementara itu, AS dan sekutunya melihat ini sebagai peluang memperkuat pengaruh militer di kawasan Indo-Pasifik yang strategis. Implikasi strategisnya bagi Indonesia adalah peningkatan interoperabilitas dengan negara-negara NATO dan sekutu AS, yang bisa berdampak pada fleksibilitas politik luar negeri. Jangka pendek, pengadaan alutsista Barat akan mempercepat transfer teknologi dan pelatihan, tetapi memerlukan anggaran yang besar. Jangka panjang, Indonesia harus menyeimbangkan antara kebutuhan modernisasi dan mempertahankan prinsip bebas-aktif, agar tidak terjebak dalam blok militer tertentu. Keputusan ini juga akan memengaruhi keseimbangan kekuatan di Asia Tenggara.

Entitas yang disebut

Organisasi: Kementerian Pertahanan Indonesia, NATO

Lokasi: Rusia, Ukraina, Indonesia, Prancis, Amerika Serikat, Indo-Pasifik, Asia Tenggara