Pangan/Energi

Dampak Konflik Ukraina-Rusia pada Ketahanan Energi Indonesia: Harga Minyak dan Pasokan LNG

29 September 2026 Indonesia, Global 8 views
Dampak Konflik Ukraina-Rusia pada Ketahanan Energi Indonesia: Harga Minyak dan Pasokan LNG
Meskipun konflik Ukraina-Rusia telah berlangsung lebih dari tiga tahun, dampaknya pada pasar energi global masih terasa hingga September 2026. Keputusan OPEC+ memangkas produksi 1,5 juta barel per hari pada Agustus lalu membuat harga minyak mentah Brent bertahan di atas $95 per barel. Bagi Indonesia yang masih menjadi importir minyak neto, kenaikan ini mendorong subsidi energi membengkak hingga 25% dari APBN 2026. Di sisi lain, permintaan LNG Asia yang meningkat seiring penghentian pasokan Rusia ke Eropa justru menguntungkan proyek LNG Tangguh dan Donggi-Senoro. Namun, ketidakpastian harga jangka panjang dan risiko fluktuasi nilai tukar rupiah mendorong pemerintah untuk mempercepat transisi energi ke EBT, meskipun investasi di sektor tersebut masih terhambat regulasi dan biaya modal tinggi. Konteks global menunjukkan bahwa krisis energi memperkuat posisi negara pengekspor energi seperti Qatar dan AS, sementara Indonesia harus berdiplomasi dengan produsen Timur Tengah untuk menjamin pasokan minyak. Implikasi jangka pendek: tekanan inflasi domestik dan potensi kenaikan harga BBM. Jangka panjang: urgensi diversifikasi sumber energi dan peningkatan kapasitas kilang minyak dalam negeri serta investasi di energi surya dan angin.

Entitas yang disebut

Organisasi: OPEC+

Lokasi: Ukraina, Rusia, Indonesia, Asia, Eropa, Qatar, AS, Timur Tengah