Kebijakan Pertahanan

AUKUS Tahap II: Uji Coba Kapal Selam Nuklir Australia di Perairan Samudra Hindia dan Implikasinya terhadap Poros Maritim Indonesia

04 Oktober 2026 Australia, Indonesia, Samudra Hindia 14 views
AUKUS Tahap II: Uji Coba Kapal Selam Nuklir Australia di Perairan Samudra Hindia dan Implikasinya terhadap Poros Maritim Indonesia
Pada pertengahan September 2026, Australia menggelar uji coba perdana kapal selam bertenaga nuklir kelas Virginia (pinjaman dari AS) di Samudra Hindia, tepatnya di sebelah selatan Pulau Christmas. Uji coba ini merupakan bagian dari fase kedua AUKUS yang melibatkan transfer teknologi nuklir militer dari AS ke Australia. Langkah ini dipandang sebagai perluasan jangkauan pencegahan maju (forward deterrence) aliansi Barat di jalur komunikasi laut (SLOC) yang vital, termasuk yang menghubungkan Selat Malaka dengan Teluk Persia. Bagi Indonesia, kehadiran kapal selam nuklir di perbatasan selatan menimbulkan dilema keamanan. Di satu sisi, Australia adalah tetangga dekat dan mitra strategis; di sisi lain, peningkatan aset nuklir di kawasan dapat memicu perlombaan senjata bawah air di Asia Tenggara. Indonesia telah menyatakan kekhawatiran resmi melalui pertemuan bilateral dan mendorong transparansi penuh atas keselamatan nuklir serta rute operasi. Implikasi jangka pendek meliputi perlunya peningkatan kapasitas deteksi bawah air TNI AL, termasuk pengadaan sonar dan kapal patroli jarak jauh. Dalam jangka panjang, Indonesia harus menyeimbangkan hubungan dengan Australia sambil menjaga kredibilitas kebijakan bebas aktif dan Zona Bebas Senjata Nuklir (SEANWFZ).