Geo-Politik
AUKUS dan Perimbangan Kekuatan Indo-Pasifik: Posisi Indonesia di Antara Aliansi Strategis
Peluncuran tahap kedua kerja sama AUKUS (Australia, UK, US) yang melibatkan pengembangan kapal selam nuklir Australia telah memicu reaksi beragam di kawasan. Indonesia melalui Menteri Luar Negeri menyatakan kekhawatiran tentang potensi perlombaan senjata di Indo-Pasifik dan mendesak adanya transparansi. Pada Maret 2026, Australia mengumumkan akan menempatkan dua kapal selam nuklir di pangkalan barunya di Perth, yang berjarak relatif dekat dengan perairan Indonesia. Konteks regional menunjukkan bahwa AUKUS memperkuat kehadiran militer negara-negara Anglo-Saxon, sementara China merespons dengan meningkatkan patroli di Laut China Selatan. Bagi Indonesia, tantangan terbesar adalah bagaimana menjaga kedaulatan tanpa harus bergabung dengan aliansi militer mana pun. Dinamika aktor memperlihatkan upaya Indonesia untuk mendorong dialog multilateral melalui ASEAN Outlook on Indo-Pacific. Implikasi jangka pendek adalah peningkatan kewaspadaan militer, sementara jangka panjang mendorong Indonesia untuk memperkuat kerja sama pertahanan dengan negara-negara ASEAN lainnya dan mitra non-blok seperti Jepang dan India.
Entitas yang disebut
Organisasi: AUKUS, ASEAN
Lokasi: Indo-Pasifik, Australia, UK, US, Perth, Indonesia, Laut China Selatan, Jepang, India, China