Geo-Ekonomi

Perlombaan Rare Earth di Pasifik: Persaingan AS-China dan Potensi Kemitraan dengan Indonesia

19 September 2026 Kawasan Pasifik, Asia Tenggara 16 views
Perlombaan Rare Earth di Pasifik: Persaingan AS-China dan Potensi Kemitraan dengan Indonesia
Persaingan strategis AS-China semakin merambah ke penguasaan rantai pasok mineral tanah jarang (rare earth elements/REE), komponen kunci untuk industri pertahanan, teknologi hijau, dan elektronik. China saat ini mendominasi pemrosesan global, sementara AS melalui inisiatif Mineral Security Partnership berusaha mendiversifikasi pasokan, termasuk dengan mendekati negara-negara kepulauan di Pasifik seperti Kiribati dan Kepulauan Solomon. Dinamika ini menggeser peta geopolitik kawasan Pasifik yang selama ini relatif tenang, menjadi ajang tarik-menarik pengaruh ekonomi dan keamanan. Indonesia, yang memiliki cadangan REE signifikan (terutama di Bangka Belitung dan Kalimantan), berada dalam posisi strategis. Implikasi jangka pendek adalah meningkatnya tawaran investasi dan kerja sama teknologi dari kedua blok. Analisis jangka panjang menunjukkan Indonesia berpeluang menjadi pemain kunci dalam rantai pasok mineral global, namun harus diiringi kebijakan yang cermat untuk menghindari 'kutukan sumber daya', memastikan transfer teknologi, dan menjaga kedaulatan atas kekayaan alam, sambil menyeimbangkan hubungan dengan kedua negara adidaya.

Entitas yang disebut

Organisasi: Mineral Security Partnership

Lokasi: AS, China, Pasifik, Kiribati, Kepulauan Solomon, Indonesia, Bangka Belitung, Kalimantan