Kebijakan Pertahanan

Perkembangan Konsep 'Regional Security Archipelago' ASEAN dan Tantangan Integrasi Keamanan Maritim

03 Mei 2026 Asia Tenggara, ASEAN 6 views
Perkembangan Konsep 'Regional Security Archipelago' ASEAN dan Tantangan Integrasi Keamanan Maritim
Dalam respons terhadap kompleksitas ancaman di kawasan maritim Asia Tenggara, konsep 'Regional Security Archipelago' mulai mendapatkan diskusi serius di kalangan policymakers ASEAN. Konsep ini bertujuan untuk mengintegrasikan berbagai mekanisme keamanan maritim yang tersebar (archipelago) seperti patroli bersama, pusat informasi, dan kesepakatan penanganan ancaman nontradisional seperti perompakan dan pencurian ikan. Fakta menunjukkan peningkatan aktivitas patroli koordinasi antara Indonesia, Malaysia, dan Filipina di perairan Sulu-Sulawesi, serta diskusi intens mengenai pembentukan pusat data terpadu. Konteks global dari kompetisi maritim besar-besar (AS-China) menambah urgensi integrasi keamanan regional ini. Dinamika aktor internal ASEAN masih menunjukkan variasi dalam kapabilitas dan prioritas keamanan nasional, yang menjadi tantangan utama integrasi. Untuk Indonesia, yang memiliki wilayah maritim sangat luas, konsep ini langsung terkait dengan kepentingan strategis menjaga kedaulatan dan ekonomi dari laut. Implikasi jangka pendek adalah penguatan kapasitas monitoring dan response melalui kerja sama teknis, sedangkan jangka panjang menuntuk harmonisasi regulasi dan mungkin bahkan pembentukan struktur command yang lebih terintegrasi di tingkat ASEAN.