Kebijakan Pertahanan

Pemerintahan Prabowo Subianto: Arah Baru Kebijakan Luar Negeri Indonesia antara Pragmatisme dan Kemandirian

21 Agustus 2026 Indonesia 13 views
Pemerintahan Prabowo Subianto: Arah Baru Kebijakan Luar Negeri Indonesia antara Pragmatisme dan Kemandirian
Pada Desember 2025, memasuki satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, terjadi sejumlah penyesuaian dalam politik luar negeri Indonesia. Fokus utama adalah memperkuat poros pertahanan dengan India dan Jepang, di samping mempertahankan hubungan baik dengan China namun dengan sikap yang lebih hati-hati. Kebijakan 'Bebas Aktif' diinterpretasikan ulang dengan prioritas pada ketahanan pangan dan energi domestik sebagai fondasi diplomasi. Hal ini tercermin dalam pembentukan Badan Pangan Nasional yang bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan pertahanan Eropa untuk transfer teknologi pertanian presisi dan energi terbarukan. Dinamika aktor global seperti ketegangan AS-China dan perang di Ukraina mendorong Indonesia semakin menekankan pada multi-aliansi yang berimbang, tidak bergantung pada satu kekuatan. Implikasi jangka pendek adalah hubungan bilateral dengan Australia dan AS mulai diuji, sedangkan jangka panjang Indonesia berpotensi menjadi kekuatan penyeimbang regional yang mandiri, terutama jika berhasil memadukan modernisasi militer dengan diplomasi ekonomi.

Entitas yang disebut

Orang: Prabowo Subianto

Organisasi: Badan Pangan Nasional

Lokasi: Indonesia, India, Jepang, China, Australia, AS, Ukraina, Eropa