Geo-Politik

Militarisasi Natuna: Eskalasi Klaim Laut China Selatan dan Respons Pertahanan Indonesia

17 Agustus 2026 Indonesia, Laut China Selatan 16 views
Militarisasi Natuna: Eskalasi Klaim Laut China Selatan dan Respons Pertahanan Indonesia
Sepanjang 2025-2026, China meningkatkan aktivitas patroli dan pembangunan fasilitas di sekitar perairan Natuna yang masuk Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia. Satuan Tugas Keamanan Laut Indonesia mencatat 47 pelanggaran wilayah oleh kapal penjaga pantai China sejak Januari 2026. Kementerian Pertahanan RI merespons dengan penambahan pangkalan militer di Pulau Natuna Besar dan pengadaan kapal patroli baru dari Korsel. Eskalasi ini terjadi di tengah kebuntuan negosiasi Code of Conduct (COC) ASEAN-China yang telah berlangsung lebih dari satu dekade. Dinamika ini memperkuat kekhawatiran bahwa Laut China Selatan akan menjadi titik api konflik regional yang langsung mengancam kedaulatan Indonesia. Dalam jangka pendek, Indonesia dituntut memperkuat diplomasi pertahanan dengan negara-negara ASEAN lainnya dan mitra seperti Australia, sementara jangka panjang membutuhkan modernisasi armada laut yang komprehensif.

Entitas yang disebut

Organisasi: Satuan Tugas Keamanan Laut Indonesia, Kementerian Pertahanan RI, ASEAN, China, ASEAN-China

Lokasi: Natuna, Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia, Indonesia, Pulau Natuna Besar, Korsel, Laut China Selatan, Australia