Kebijakan Pertahanan

AUSTRALIA 2025: Peningkatan Signifikan Anggaran Pertahanan dan Fokus pada Kemampuan Anti-Akses Zona Penyangkalan (A2/AD)

07 Agustus 2026 Australia, Indo-Pasifik 13 views
AUSTRALIA 2025: Peningkatan Signifikan Anggaran Pertahanan dan Fokus pada Kemampuan Anti-Akses Zona Penyangkalan (A2/AD)
Pengumuman anggaran pertahanan Australia tahun 2025 mencatat peningkatan substansial, dengan alokasi besar untuk mengakuisisi kemampuan rudal jarak jauh hipersonik, sistem pertahanan udara lapis berlapis, dan penguatan armada kapal selam konvensional. Langkah ini tidak terpisahkan dari kerangka AUKUS namun juga mencerminkan strategi mandiri Canberra dalam menghadapi lingkungan strategis Indo-Pasifik yang semakin kompetitif, dengan fokus eksplisit pada menangkal konsep Anti-Access/Area Denial (A2/AD). Peningkatan ini mengubah kalkulus kekuatan di kawasan, menempatkan Australia sebagai kekuatan militer menengah dengan kemampuan proyeksi dan penyangkalan yang signifikan. Bagi Indonesia, yang berbatasan langsung dengan Australia, perkembangan ini memiliki dua sisi: di satu sisi dapat dipandang sebagai faktor stabilisasi yang menyeimbangkan pengaruh kekuatan besar, di sisi lain meningkatkan kompleksitas keamanan di perairan dan udara sekitar. Kerja sama pertahanan bilateral Indonesia-Australia akan perlu menyesuaikan dengan realitas baru ini, dengan kemungkinan peningkatan dalam latihan bersama yang kompleks dan pembahasan doktrin untuk mencegah mispersepsi. Implikasi jangka panjang adalah militarisasi yang lebih dalam di kawasan Pasifik Selatan, yang dapat memicu perlombaan senjata terbatas dan menuntut Indonesia untuk terus memodernisasi dan mengintegrasikan sistem pertahanannya sendiri.

Entitas yang disebut

Organisasi: AUKUS

Lokasi: Australia, Canberra, Indonesia, Indo-Pasifik, Pasifik Selatan