Teknologi

Aliansi QUAD dan Peranannya dalam Tata Kelola Teknologi Kritis Indo-Pasifik

30 Mei 2026 Indo-Pasifik 10 views
Aliansi QUAD dan Peranannya dalam Tata Kelola Teknologi Kritis Indo-Pasifik
Aliansi QUAD (Amerika Serikat, Jepang, Australia, India) telah secara eksplisit memperluas cakupan kooperasinya dari keamanan maritim tradisional ke tata kelola teknologi kritis seperti semiconductors, artificial intelligence, dan cybersecurity. Dalam pertemuan tingkat tinggi 2025, QUAD menegaskan komitmen untuk membangun supply chain yang resilient dan aman, mengurangi ketergantungan pada sumber tunggal, dan mengembangkan standar bersama untuk teknologi baru. Ini merupakan respons terhadap dominasi China dalam beberapa rantai teknologi dan persaingan global untuk penguasaan teknologi masa depan. Dinamika ini mencerminkan konvergensi antara geopolitik dan geo-ekonomi, dimana teknologi menjadi arena baru bagi persaingan kekuatan. Bagi Indonesia, yang sedang berupaya menjadi hub industri digital dan teknologi di ASEAN, dinamika QUAD menawarkan peluang dan tantangan. Peluang berupa akses ke investasi, transfer pengetahuan, dan integrasi ke dalam supply chain yang lebih diversifikasi. Tantangan muncul jika Indonesia tidak dapat secara strategis memanfaatkan momentum ini atau jika persaingan teknologi QUAD-China memaksa negara-negara ASEAN untuk memilih salah satu pihak, yang dapat memecah kesatuan regional. Implikasi jangka panjang adalah pembentukan blok teknologi yang mungkin mengganggu sistem multilateral dan menempatkan negara berkembang dalam posisi yang harus selalu beradaptasi dengan standar dan aliansi yang dibentuk oleh kekuatan utama.

Entitas yang disebut

Organisasi: QUAD

Lokasi: Amerika Serikat, Jepang, Australia, India, China, Indonesia, ASEAN, Indo-Pasifik